Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengelolaan Kesendirian


Banyak orang tidak menyukai kesendirian, karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan melelahkan. Kesendirian, ternyata hal yang nampak remeh ini bisa menjadi masalah besar dan serius bagi sebagian orang. Apakah kita termasuk katagori ini? Memang kesendirian sering kali diidentikkan dengan hal yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran, sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan.
       Kesendirian bisa memiliki dua makna, yaitu: Pertama, bermakna fisik yang sebenarnya, tanpa ada orang (sesiapa pun) di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk perasaan saja, meski pun berada di tengah khalayak ramai. Merasakan kesunyian dalam keramaian. Mungkin kita pernah mengalami hal serupa, terasa sunyi ketika sedang menemui masalah rumit di tempat kerja, ada konflik dengan rekan kerja, sahabat, keluarga, dlsb.
       Satu hal yang perlu kita ingat, bahwa kesendirian dengan arti dalam situasi/keadaan apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan segala situasinya. 

Bagaimanakah cara yang perlu kita lakukan dalam mengelola kesendirian supaya lebih bermakna? Lakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif  yang sangat Anda sukai, misalnya dengan membaca, menulis, olahraga, menyanyi, atau apa pun kesukaan. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih menyenangkan!
2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi impian Anda dan belum sempat dilakukan. Anda bisa membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.     Percayalah, cara ini akan menyadarkan kita akan sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.     Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi menyenangkan?
3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang keinginan yang ingin Heru wujudkan selagi masih hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali 'keinginan gila' saat kita masih kecil? Atau mimpi-mimpi lain yang belum terlaksanakan? Saat itu kita akan sadar, ternyata banyak sekali hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!
4. Keempat, sebenarnya ini merupakan hal yang utama dan yang pertama yang harus kita lakukan, yaitu: Mendekatlah kepada Yang Maha Mencintai diri kita. Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat keberadaan kita di dunia, yaitu Tidak Allah ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah. Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin kokoh kemampuan kita mengarungi kehidupan, dengan segala situasinya.
       Intinya, jangan biarkan Anda terjebak dalam kesendirian dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya berlarut-larut, hingga membuat kita putus asa. Sebab, kalau kita mau membuka mata, kita sebenarnya tidak pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar kita. Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa kita jadikan teman, dan ajak bicara! Jika kita mau terbuka, dalam kesendirian kita bisa merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian kita bisa menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian, dan memaksimalkan potensi yang kita miliki. Dalam kesendirian pula kita bisa mengungkap kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan ego yang seringkali kita temukan di keramaian!  
       Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan saja kepada setiap orang, termasuk kepada diri kita. Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini kita sedang dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri', mau bepergian terbatasi pandemi covid-19. Kita harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya mematikan! Kelolalah perasaan kita dengan baik, dan buatlah kesendirian menjadi lebih bermakna. (cokro)




Heroecokro
Heroecokro Pengabdi pasrah jiwa dalam membina serta berbagi bahagia dalam pelatihan

6 komentar untuk "Pengelolaan Kesendirian"

Tema atau Template Blogger Terbaik.
Template Blogger Terbaik Rekomendasi